Aktivitas Antidiabetik Ekstrak Rimpang Kunyit ( Curcuma Domestica Val.) Pada Zebrafish (Danio Rerio)
Abstract
Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat tingginya kadar gula dalam darah, hal ini dapat terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes melitus akan menyebabkan beberapa manifestasi klinik lainnya. Sebagian besar diabetes melitus adalah diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 ini diobati dengan menggunakan obat antidiabetik oral, namun pada penggunaan jangka Panjang dapat menyebabkan berbagai efek samping, diantara gangguan fungsi ginjal. Sedangkan kunyit adalah tumbuhan yang banyak tumbuh diIndonesia, dan memiliki kadar curcumin yang memiliki efek antidiabetik. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efek antidiabetik dari rimpang kunyit. Penelitian ini dilakukan dengan menginduksi hiperglikemik dengan alloxan dan glukosa selama 3 hari, kemudian dilanjutkan dengan memejankan senyawa uji. Zebrafish dibagi menjadi 5 kelompok yaitu, kelompok I adalah kontrol negatif, kelompok II adalah ektrak etanol rimpang kunyit konsentrasi 15,625 µg/ml, kelompok III adalah ektrak etanol rimpang kunyit konsentrasi 31,25 µg/ml, kelompok IV konsetrasi 62,5 µg/ml, kelompok V konsentrasi 125 µg/ml. Kelompok Uji terdiri dari zat uji yang ditambahkan dengan DMSO 0,1%. Kemudian pada hari ke-4 dilakukan pengukuran kadar glukosa dalam darah dengan glucometer. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan rata rata kadar glukosa darah pada kelompok I, kelompok II, Kelompok II, Kelompok IV, dan kelompok V berturut turut adalah 144,43±15,89mg/dL; 106,58 ±9,81 mg/dL; 103,57±10.91mg/dL; 83,00±4,32mg/dL; dan 81,29±5,31mg/dL. Selanjutnya dilakukan analisa data, dan diperoleh kesimpulan bahwa semua kelompok ekstrak kunyit memiliki efek antidiabetik. Efek tersebut disebabkan adanya kandungan curcumin yang terkandung dalam ekstrak rimpang kunyit.
Keywords
References
IDF. 2017. IDF Diabetes Atlas 8th Edition, International Diabetes Federation 2017. http://www.idf.org/sites/default/files/EN_6E_Atlas_Full_0.pdf diakses tanggal 21 Oktober 2018
Dipiro JT, Wells BG, Schwinghammer TL. (2017). pharmacotherapy a pathophysiologic approach. Inggris: McGraw-Hill Education Companies
Anonim, (2017). Statistik Tanaman Biofarmaka Statistics of medicinal plants Indonesia 2017. Jakarta: BPS-Statistics Indonesia
Varalakshmi, D., Abhinov, T. (2015). Protective effect of Aqueous Extract of
Curcuma Longa on Ethanol Induced Hepatotoxicity in Rat. Indian Journal of
Reasearch in Pharmacy and Biotechnology. Vol (3)1.
Salama, S.M., Mahmood, A.A., Ahmed, S.A., Salmah. I., Salim S.A., Shahram G.
(2013). Hepatoprotective Effect of Ethanolic Extract of Curcuma Longa on
Thioacetamide Induced Liver Cirrhosis in Rats. BMC Complementary and Altenative
Medicine. Vol 15(56)
Sun, X., Yi, L., Cheng, L., Xiting, W., Ruyuan,. Z., Chenyue, L., Haixian, L., Lili.,
W., Rufeng. M., Ming F,. Dongwei, Z., Li., Y. (2017). Recent Advances of Curcumin
in the Prevention and Treatment of Renal Fibrosis. BioMed Reasearch Internasional.
Capiotti, K.M., Junior, R.A., Kist, L.W., Bogo, M.R., Bonan, C.D., Silvia, R.S.D.
(2014). Persisitent Impaired Glucose Metabolism in A Zebrafish Hyperglicemia
Model. Comparative Biochemistry and Phisiology. Vol.171
Schlegel, A., Gut, P. (2015). Metabolic Insights from Zebrafish Genetics Phayziology
and Chemical Biology. Cellular and Molecular Life Sciences. Vol 71
Seth, A., Stemple, D.L., Barroso, I. (2013). The Emerging Uses of Zebrafish to Model
Metabolic Disease, Disease Models and Mechanism. Vol.6
Hayati., F., Cyntia, S. P., Rizki, A., Ardilla, M., Diah, D. D. (2017). Prosiding
Seminar Nasional seri 7 dengan tema Menuju Masyarakat Madani dan Lestari.
Perkembangan Metode Uji Antihiperglikemia dengan Zebrafish. Prosiding Seminar
Nasional. Hal 112-117
Ningsih, I. Y. (2016). Modul Sainstifikasi Jamu: Penganan Pasca Panen. Bagian
Biologi Farmasi. Fakultas Farmasi Universitas Jember
Departemen Kesehatan RI. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan
Obat. Jakarta
J. M. Li, Y. C. Li, L. D. Kong, and Q. H. Hu. (2010). “Curcumin Inhibits Hepatic Protein-Tyrosine Phosphatase 1B And Prevents Hypertriglyceridemia And Hepatic Steatosis In Fructose-Fed Rats,” Hepatology, vol. 51, no. 5, pp. 1555–1566
S. P. Weisberg, R. Leibel, and D. V. Tortoriello, (2008) “Dietary Curcumin Significantly Improves Obesity-Associated Inflammation And Diabetes In Mouse Models Of Diabesity,” Endocrinology, vol. 149, no. 7, pp. 3549–3558.
L. X. Na, Y. L. Zhang, Y. Li et al., (2011). “Curcumin Improves Insulin Resistance In Skeletal Muscle Of Rats,” Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases, vol. 21, no. 7, pp. 526–533
N. Maithilikarpagaselvi, M. G. Sridhar, R. P. Swaminathan, and B. Zachariah. (2016) “Curcumin Prevents Inflammatory Response, Oxidative Stress And Insulin Resistance In High Fructose Fed Male Wistar Rats: Potential Role Of Serine Kinases,” Chemico-Biological Interactions, vol. 244, pp. 187–194
DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v10i1.2179
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
===============================================================
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Telp. +62283 - 352000
Email :[email protected]
Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062
===============================================================
Parapemikir Indexed By :
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() | |

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










