PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI ANTIHIPERTENSI pada PASIEN PROLANIS di KEBUMEN
Abstract
Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pola terapi antihipertensi, baik obat tunggal maupun kombinasi, efektivitas terapi antihipertensi serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas antihipertensi di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik. Data penelitian diambil secara retrospektif untuk periode waktu 3 bulan dan ditambah pengambilan data secara prospektif selama 1 bulan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi peserta Prolanis yang dirujuk balik ke Apotek Luk Ulo Kebumen. Penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 322 pasien hipertensi peserta Prolanis di Kabupaten Kebumen pada bulan Oktober 2019 sampai Januari 2020. Pola penggunaan terapi antihipertensi adalah terapi obat antihipertensi tunggal dengan golongan obat terbanyak adalah Calcium Channel Blockers (CCB) amlodipin sebanyak 84%, dan terapi kombinasi yang terbanyak adalah kombinasi dua golongan yaitu kombinasi Angiotensin Receptor Blocker (ARB) dan Calcium Channel Blocker (CCB) candesartan dan amlodipin sebanyak 56,3%. Penggunaan obat antihipertensi tunggal sebanyak 54%, terapi kombinasi sebanyak 46% dengan kombinasi terbanyak yaitu kombinasi dua golongan obat (91,2%). Terapi obat tunggal yang paling efektif adalah CCB, meskipun hanya mampu menurunkan tekanan darah mencapai target sebanyak 4 pasien dari total 146 pasien. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi antihipertensi yaitu diet garam (p=0,002) dan sisa obat (p=0,043) dengan rata-rata sistole dan diastole nilai p < 0,005. Angka korelasi sistole untuk diet garam 0,616 yang bermakna hubungannya sangat kuat, sedangkan sisa obat korelasinya lemah yaitu 0,436. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan nilai p-value sistole dan diastole <0,05, dengan demikian terdapat perbedaan rata-rata tekanan darah baik tekanan sistole maupun tekanan diastole dengan jenis dan masing-masing kombinasi obat. Beberapa jenis golongan obat menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan.
Keywords
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesahatan Kementrian Kesehatan RI, “Laporan Riskesdas 2018 Nasional,” 2019.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, “Riskesdas 2013,” 2013.
WHO, “Global Status Report on noncommunicable diseases 201 4 ‘Attaining the nine global noncommunicable diseases targets; a shared responsibility,’” 2014.
S. Budi, W. Putri Nilamsari, P. Putri Hapsari, H. Arifatul Muzayana, and H. Firdausi, “Permasalahan Terkait Obat Antihipertensi pada Pasien Usia Lanjut di Poli Geriatri RSUD Dr,” Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, vol. 1, no. 2, 2014.
K. Ried, O. R. Frank, N. P. Stocks, P. Fakler, and T. Sullivan, “Effect of garlic on blood pressure: A systematic review and meta-analysis,” BMC Cardiovascular Disorders, vol. 8. Jun. 16, 2008. doi: 10.1186/1471-2261-8-13.
M. Woro Endah Tyashapsari and A. Karim Zulkarnain, “Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang Medication Usage On Patient Of Hypertension In The Inpatient Department Of Dr. Kariadi Central Hospital Semarang,” Majalah Farmaseutik, vol. 8, no. 2, p. 145, 2012.
L. Setriana and S. Dharma, “Kajian Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Stroke Hemoragik Di Bangsal Saraf RSUP Dr. M. Djamil Padang,” in Prosiding Seminar Nasional dan Workshop “Perkembangan Terkini Sains Farmasi dan Klinik IV” tahun 2014, 2014, pp. 7–16.
F. Harianto, “Tingkat Kepatuhan Pasien Hipertensi Terhadap Edukasi Penatalaksanaan Hipertensi Oleh Petugas Kesehatan Puskesmas Abang I, Kabupaten Karangasem Bali Periode Januari-Desember 2013,” Intisari Sains Medis, vol. 6, no. 1, pp. 41–49, 2016.
K. Anwar and R. Masnina, “Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi denganTekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Samarinda,” Borneo Student Research, vol. 1, no. 1, pp. 494–501, 2019.
T. Winarno, “Perbandingan Efek Terapi Antihipertensi Pada Pasien Prolanis Di Kabupaten Banyumas,” Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi, vol. 10, no. 2, p. 83, Jul. 2021, doi: 10.30591/pjif.v10i2.2142.
C. Armstrong and A. Senior Associate Editor, “JNC 8 Guidelines for the Management of Hypertension in Adults,” 2014. [Online]. Available: www.aafp.org/afpAmericanFamilyPhysician503
National Instritute for Health and Care Excellence, “Hypertension in adults: diagnosis and management NICE guideline,” 2019. [Online]. Available: www.nice.org.uk/guidance/ng136
P. A. James et al., “2014 Evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: Report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8),” JAMA, vol. 311, no. 5. American Medical Association, pp. 507–520, Feb. 05, 2014. doi: 10.1001/jama.2013.284427.
G. Mancia et al., “The task force for the management ofarterial hypertension of the european society ofhypertension (ESH) and of the european society of cardiology (ESC),” J Hypertens, vol. 31, no. 7, pp. 1281–1357, 2013, doi: 10.1097/01.hjh.0000431740.32696.cc.
B. Williams et al., “2018 ESC/ESH Guidelines for themanagement of arterial hypertension,” European Heart Journal, vol. 39, no. 33. Oxford University Press, pp. 3021–3104, Sep. 01, 2018. doi: 10.1093/eurheartj/ehy339.
M. K. Untari, A. E. Nugroho, and F. Irijanto, “Perbandingan Efek Terapi Kombinasi 2 Obat Dengan 3 Obat Antihipertensi Pada Pasien HemodialisisPATIENTS,” Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, vol. 4, no. 4, 2014.
DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v13i3.7022
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
===============================================================
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Telp. +62283 - 352000
Email :[email protected]
Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062
===============================================================
Parapemikir Indexed By :
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() | |

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










