PENGARUH PELARUT PROPILENGLIKOL-SORBITOL PADA SIFAT FISIK DAN KADAR ZAT AKTIF SIRUP PARASETAMOL

Fahrudin Arif

Abstract


Sirup adalah sediaan pekat dalam air dari gula atau pengganti gula dengan atau tanpa penambah bahan pewangi dan zat obat. Parasetamol merupakan bahan obat yang agak sukar larut dalam air, sehingga diperlukan teknik khusus untuk melarutkan, kombinasi pelarut campur adalah salah satu teknik untuk melarutkan parasetamol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kadar propilenglikol dan sorbitol sebagai bahan penambah kelarutan pada sifat fisik dan kadar zat aktif sirup parasetamol. Propilenglikol dan sorbitol yang digunakan pada penelitian ini dengan kadar formula I (propilenglikol 20% - sorbitol 10%), II (propilenglikol 15% - sorbitol 15%), III (propilenglikol 10% - sorbitol 20%). Selanjutnya sediaan dievaluasi fisik berupa organoleptis, pH, bobot jenis, kekentalan dan kejernihan dan pengukuran kadar sirup parasetamol. Hasil penelitian organoleptis ketiga formula tidak berwarna karena tidak diberi pewarna, rasa manis, dan tidak berbau. Nilai pH F1 6,50; F2 6,24 dan F3 5,18. Hasil bobot jenis F1 1,2165; F2 1,2308 dan F3 1,2613. Hasil kekentalan F1 184,662 cps; F2 195,612 cps dan F3 203,716 cps. Selanjutnya, pengukuran kadar sirup parasetamol menggunakan spektrofotometer UV pada panjang gelombang 244 nm adalah sebesar 107,076%; 95,38% dan 78,128%. Hasil uji anava dari kadar sirup parasetamol menunjukkan ada perbedaan yang bermakna karena Fhitung (44,028) ≥ Ftabel (3,26) dan adanya pengaruh kadar propilenglikol – sorbitol Pada sifat fisik dan kadar zat aktif sirup parasetamol.

Keywords


propilenglikol-sorbitol; sifat fisik; kadar zat aktif; sirup paracetamol

Full Text:

References


Ermawati dan N. Wahdaniah, “PEMBUATAN DAN UJI STABILITAS FISIK SIRUP EKSTRAK KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus Thunb.),” J. Kesehat. Yamasi Makassar, vol. 5, no. 2548–8279, hal. 14–22, 2021, [Daring]. Tersedia pada: http://.

D. Evianna Pratiwi dan I. Setiawan, “The Formulation of Rambutan Leaf (Nephelium lappaceum L.) Extract on Syrup Preparation,” J. Nutraceuticals Herb. Med. |, vol. 3, no. 1, hal. 1–9, 2020, [Daring]. Tersedia pada: http://journals.ums.ac.id/index.php/jnhm.

Y. Ambari, “Uji Stabilitas Fisik Formulasi Elixir Paracetamol Dengan Kombinasi Co-Solvent Propilen Glikol Dan Etanol,” J. Pharm. Care Anwar Med., vol. 1, no. 1, 2019, doi: 10.36932/j-pham.v1i1.1.

V. R. Rahman dan A. Budiman, “Review Artikel: Memperbaiki Permeabilitas Obat Bcs Kelas II, III Dan IV Dengan Metode Ko-Amorf,” J. Pharm. Sci., vol. 6, no. 1, hal. 307–314, 2023, doi: 10.36490/journal-jps.com.v6i1.68.

M. Srinivas dan A. Singh, “Enhancement of Solubility and Dissolution Rate of BCS Class-II Fluvoxamine Tablets using Solvent Evaporation Solid Dispersion Technique,” J. Pharm. Res. Int., no. May, hal. 44–53, 2021, doi: 10.9734/jpri/2021/v33i31b31689.

H. A. Fatimi dkk., “REVIEW ARTIKEL PENGARUH VARIASI KOSOLVEN,” vol. 8, no. 1, hal. 69–77, 2024.

D. M. Ulfa dan D. Irawan, “Assay Of Paracetamol Syrup In Different Storage Temperatures By High Performance Liquid Chromatography,” SANITAS J. Teknol. dan Seni Kesehat., vol. 10, no. 1, hal. 72–80, 2019, doi: 10.36525/sanitas.2019.7.

S. Syakri dan D. N. Putra, “Formulasi dan Uji Aktivitas Sirup Sari Buah Sawo Manila (Manilkara zapota Linn) Terhadap Beberapa Mikroba Penyebab Diare,” Jf Fik Uinam, vol. 5, no. 2, hal. 72–83, 2017, [Daring]. Tersedia pada: http://103.55.216.56/index.php/jurnal_farmasi/article/view/3267.

Depkes RI, Farmakope Indonesia edisi IV. 1995.

P. H. Ratnapuri, F. Haitami, dan M. Fitriana, “Stabilitas Fisik Sediaan Emulgel Ekstrak Etanol Daging Buah Limpasu (Baccaurea lanceolata (Miq.) Müll. Arg.),” J. Pharmascience, vol. 6, no. 2, hal. 8, 2019, doi: 10.20527/jps.v6i2.7345.

R. Rahmadani dan T. Alawiyah, “Investigasi Kandungan Parasetamol Pada Jamu Pegal Linu di Kawasan Pasar Malam Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan,” J. Farm. Sains Indones., vol. 4, no. 2, hal. 26–30, 2021, doi: 10.52216/jfsi.vol4no2p26-30.

A. I. N. Sari dan K. Kuntari, “Penentuan Kafein dan Parasetamol dalam Sediaan Obat Secara Simultan Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis,” IJCA (Indonesian J. Chem. Anal., vol. 2, no. 01, hal. 20–27, 2019, doi: 10.20885/ijca.vol2.iss1.art3.

A. Fajri, N. Herawati, dan Yusmarini, “R 1 , 2 2,” vol. 3, no. 3, hal. 63–77, 2017.

M. S. Poka, M. Milne, A. Wessels, dan M. Aucamp, “Sugars and Polyols of Natural Origin as Carriers for Solubility and Dissolution Enhancement,” Pharmaceutics, vol. 15, no. 11, hal. 1–28, 2023, doi: 10.3390/pharmaceutics15112557.

D. Noviza, N. Febrianti, dan S. Umar, “Solubilsasi Parasetamol Dengan Ryoto® Sugar Ester dan Propilenglikol,” J. Sains Farm. Klin., vol. 1, no. 2, hal. 132, 2015, doi: 10.29208/jsfk.2015.1.2.23.

R. Shukla, A. Dubey, V. Pandey, D. Golhani, dan A. P. Jain, “Chromophore- An Utility in UV Spectrophotometer,” no. July 2016, 2017.

A. Diningsih, E. S. Hasibuan, N. A. Rangkuti, H. Y. Harahap, dan A. Syahadat, “Analisis Kadar Parasetamol Dalam Sediaan Tablet Dengan Menggunakan Spektrofotometer Uv-Visible,” Forte J., vol. 4, no. 2, hal. 354–359, 2024, doi: 10.51771/fj.v4i2.914.




DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v14i1.7881

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

===============================================================

Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Telp. +62283 - 352000

Email :parapemikir@poltektegal.ac.id

 

Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062

 

===============================================================

 

Parapemikir Indexed By : 

 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats