EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA

Risma Sakti Pambudi, NurFadillah NurFadillah, Khotimatul Khusna

Abstract


Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu isu utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan terapi TBC sangatdipengaruhi oleh pengelolaan obat yang tepat, yang juga berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari Surakarta dengan menggunakan empat indikator, yaitu kesesuaianitemobat dengan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN),ketepatan permintaan obat, tingkat ketersediaan obat, dan persentase penggunaan obat generik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif evaluatif dan pendekatan kuantitatif, menggunakan data retrospektif tahun 2024 yang diperoleh dari Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesesuaian obat dengan DOEN mencapai 100%, ketepatan permintaan obat rata-rata sebesar 105,46%, dan ketersediaan obat tercatat selama 12,65 bulan, sesuai dengan standar KementerianKesehatan. Selain itu, penggunaan obat generik mencapai 100%, yang telah memenuhi target nasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari telah dilaksanakan secara optimal, sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam aspek perencanaan, pengadaan, ketersediaan, dan penggunaan obat generik.


Keywords


DOEN; Generik; Obat; Puskesmas; TBC

Full Text:

References


Fitri, S. A. 2025. Berdasarka Kepadatan Pendduduk Di Jawa Tengah Tahun 2021-2023. 6, 2147–2155.

Kemenkes RI. 2008. Keputusan Menteri Kesehatan RI No.129/MENKES/SK/X/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Di Rumah Sakit. 1–11.

Kemenkes RI. 2010. Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian di Puskesmas, Jakarta:Kementrian Kesehatan RI.

Kemeskes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 58 tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Kemenkes RI. 2016b. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas. June.

Kemenkes RI. 2021. Keputusan Menteri Kesehatan RI Tentang Daftar Obat Esensial Nasional.

Listiana, E., Pambudi, R. S., & Khusna, K. 2024. Evaluasi Pengelolaan Obat di Puskesmas Boyolali I Tahun 2022. Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia, 2(1), 9–16.

M. Maulidie A.S dkk. 2021. Evaluasi Manajemen Pengelolaan Obat Tahap Selection dan Procurement di Puskesmas Cempaka Putih Tahun 2018, Jurnal Insan Farmasi Indonesia, Volume 4 No. 1 Mei 2021 (85–94).

Risma Sakti Pambudi, & Farah Puteri Windiasari. (2024). Analisa Indikator Pengelolaan Penyimpanan Obat di Apotek X Karanganyar. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 7(02), 135–140.

Tualeka, U., Satibi, & Fudholi, A. 2021. Analisis Ketersediaan Obat di Puskesmas Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Farmaseutik, 17(3), 303–311.




DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v15i1.9689

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

===============================================================

Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Telp. +62283 - 352000

Email :[email protected]

 

Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062

 

===============================================================

 

Parapemikir Indexed By : 

 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats