PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM MENENTUKAN KARAKTERISTIK LAHAN TERBAIK UNTUK TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.)

Muh. Fikruddin Buraerah

Abstract


Keterbatasan pengetahuan dalam menentukan lokasi tanam ubi jalar (Ipomoea batatas L.) yang banyak dilakukan oleh para petani masih belum sesuai dengan kaidah dasar karakteristik dan kesesuaian lahan yang sudah ditentukan berdasarkan beberapa penelitian terdahulu sehingga salah satu akibatnya adalah produktivitas yang tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada para petani dalam menetukan lokasi areal tanam ubi jalar dengan menerapkan metode alternatif pendukung keputusan. Metode penelitian yang digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW) dengan memberikan bobot preferensi pada kriteria pilihan, kemudian dari output metode tersebut menjelaskan rangking nilai tertinggi hingga terendah yang dapat dijadikan rekomendasi dalam menentukan lokasi tanam. Hasil penelitian yang telah dicapai menggunakan metode SAW memberikan informasi bahwa kriteria lahan terbaik dalam penanaman ubi jalar tertinggi ditemukan di Kecamatan Camba dengan nilai sebesar 89,8 sedangkan terendah ditemukan di Kecamatan Mandai dengan nilai sebesar 30. Oleh sebab itu, keberhasilan produktivitas yang paling optimal dan sesuai dengan kesesuaian lahan, sangat dianjurkan untuk dikembangkan pada areal intensitas curah hujan yang tinggi yang ditemukan pada Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.

Full Text:

References


Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros, 2015. Tanaman Pangan,

https://maroskab.bps.go.id/subject/55/tanaman-pangan.html

M. Dogan, T. Aktar, O. S. Toker, and N. B. Tatlisu, “Combination of the Simple Additive (SAW) Approach and Mixture Design to Determine Optimum Cocoa Combination of the Hot Chocolate Beverage,” Int. J. Food Prop., vol. 18, no. 8, pp. 1677–1692, Aug. 2015.

Sarwono, 2005.Ubi Jalar (Ipomea batatas poir). Jakarta

Rubatzky dan Mas Yamaguchi, 1998. Budidaya Ubi Jalar.Khodori.

Khaswarina, S. 2001. Jurnal Natur Indonesia. Keragaman Bibit Kelapa Sawit Terhadap Pemberian Berbagai Kombinasi Pupuk di Pembibitan Utama. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Sholeh, R., Agus, F., Hatta, H. R., and Munawwarah, T., 2014, November. Analytical hierarchy process for land suitability analysis. In Information Technology, Computer and Electrical Engineering (ICITACEE), 2014 1st International Conference on (pp. 129-132). IEEE.

Murdianto, H., Khairina, D. M., and Hatta, H. R., 2016, September, Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik per Triwulan PT. Cahaya Fajar Kaltim PLTU Embalut Tanjung Batu menggunakan Metode Simple Additive Weighting. In Prosiding Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI) Vol. 1, No. 1, pp. 24 – 29.

Fishburn, P. C., A Problem-based selection of multi-attribute decision making methods, Blackwell Publishing, 1967.

R. Hidayat, “Metode Simple Additive Weighting Sebagai Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa Murid Berprestasi,” vol. 2, p. 5, 2017.




DOI: https://doi.org/10.30591/smartcomp.v9i2.1916

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

========================================================================

Smart Comp Indexed By:

Flag Counter

 

View My Stats

 

 

 

Creative Commons License

 

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







 

https://journal.mjkpublisher.or.id/