Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan UMKM di Cileungsi Kidul Kabupaten Bogor
Abstract
UMKM di Indonesia menyerap 97% dari jumlah tenaga kerja yang ada, namun PDB yang dihasilkan baru di kisaran 60% dari PDB yang ada. Ini berarti bahwa sumber kekayaan yang besar masih dikuasai oleh hanya 3% tenaga kerja yang ada di Indonesia. Hal ini tentu menjadi peluang yang besar bagi UMKM untuk dapat mengoptimalkan kinerjanya dan merebut pangsa pendapatan domestik bruto dari kelompok non-UMKM. Kendala yang paling sering dihadapi oleh UMKM adalah terbatasnya dalam membuat laporan keuangan. Padahal laporan keuangan adalalah cerminan dari kinerja yang dilakukan oleh UMKM. Salah satu UMKM di cileungsi kidul kabupaten bogor adalah reseler madu. Dimana dia menjual madu ke konsumen dengan membelinya dari produsen madu. Sejak didirikan, Ibu Ayu selaku pemilik usaha dalam pencatatan usahanya belum sama sekali dilakukan. Salah satu kendala juga karena beliau tidak mengerti bagaimana cara mencatat transaksi pendapatan dan pengeluaran yang ada serta kurangnya sumber daya manusia seperti pegawai. Jadi UMKM ini belum menyusun laporan keuangan atas usahanya secara rutin dan belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku yaitu Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (EMKM).Pengabdian ini terdiri dari tahapan metode pelaksanaan yang dimulai dari perencanaan, kordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan monitoring serta evaluasi pembuatan laporan keuangan. Hasil selama kegiatan adalah selama satu bulan UMKM dapat pengetahuan bagaimana cara melakukan pencatatan transaksi harian dan hasil akhirnya didapat laporan keuangan UMKM bulan April 2022.
Keywords
References
Rachmawati, N. A., Ramayanti, R., & Setiawan, R., 2021, Tingkat Kesadaran Dan Kesiapan Pelaku Umkm Dalam Menyusun Laporan Keuangan Dan Pajak. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 21(2), 138–150. https://jab.fe.uns.ac.id/index.php/jab/article/view/646/pdf_21_2
Katadata.com., 2021, UMKM Indonesia Bertambah 1,98% pada 2019. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/08/12/umkm-indonesia-bertambah-198-pada-2019
Rachmawati, N. A., & Ramayanti, R., 2016, Manfaat Pemberian Insentif Pajak Penghasilan dalam Kepatuhan Wajib Pajak UMKM, Jurnal Akuntansi, Ekonomi, Dan Manajemen Bisnis, 4(2), 176–185. https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAEMB/article/view/75
Hapsari, A. R., & Ramayanti, R., 2022, Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Ketegasan Sanksi Pajak Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM, 5(1), 16–24.
IAI., 2021, Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah.
Rudiantoro, R., & Veronica, S., 2010, Kualitas Laporan Keuangan Umkm Serta Prospek Implementasi Sak Etap, Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 7(2), 170–186, http://scholar.google.com/scholar?hl=en&btnG=Search&q=intitle:Jurnal+Akuntansi+dan+Keuangan+Indonesia#2
DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v5i4.3659
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Email :
[email protected]
Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



