Penyusunan Masterplan Desa Wisata Halal Kutawaringin Berbasis Masyarakat
Abstract
Desa Kutawaringin merupakan satu dari 50 desa rintisan di Kabupaten Bandung yang ditetapkan sebagai desa wisata dengan kekuatan kearifan lokal pada Tahun 2022. Seiring dengan pengembangannya, hingga saat ini Desa Kutawaringin belum memiliki masterplan pengembangan yang dapat mengarahkan pengembangan yang komprehensif dan terpadu dari berbagai aspek terkait. Masterplan perlu disiapkan sebaik mungkin dan sesuai dengan aspirasi masyarakat agar dokumen yang dihasilkan dapat menjadi arah pembangunan terbaik bagi masyarakat desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan Desa Wisata Halal melalui kegiatan sosialisasi dan dari sisi ketersediaan pedoman yang komprehensif berupa Masterplan Desa Wisata Halal. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Community Based Tourism Development. Data dan informasi yang dikumpulkan melalui observasi lapangan dan focus group discussion lalu diolah menggunakan analisis isi dan analisis spasial. Kegiatan pengabdian ini berhasil menghasilkan suatu desain pengembangan kawasan wisata halal yang menampung aspirasi masyarakat desa dengan baik. Integrasi pendapat dan aspirasi masyarakat lokal menjadi hal yang substansial untuk memastikan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
Keywords
References
Damayanti, V., Ekasari, A.M., dan Syaodih, E, 2019, The Determinants of Cultural Tourism Attractions Based on Tourist Satisfaction in the Sundapolis Area, Bandung City, Social and Humaniora Research Symposium (SoRes), Advances in Social Science, Education and Humanities Research, vol. 409, hal. 538-541.
Widagdo, R.A., Burhanudin, H., Weishaguna, Saraswati, Asyiawati, Y., Barwanto, L.A., Pratama, A., Febriyandani, M.R., Nurhasanah, H., dan Serdani, S.D., 2024, Mengenali Isu Strategis Pengembangan Kawasan Desa Wisata Edukasi Kopi Rasagalor, Kabupaten Bandung, Journal of regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan), vol. 8 (1), hal. 11-29.
Burhanudin, H., Weishaguna, Saraswati, Asyiawati, Y., Barwanto, L.A., Widagdo, R.A., Pratama, A., Febriyandani, M.R., Nurhasanah, H., dan Serdani, S.D., 2023, Rasagalor Coffee Education Tourist Attraction design based on Halal Tourism in Mekarmanik Village, Bandung Regency, Social and Humaniora Research Symposium (SoRes), KNE Life Sciences, hal. 1572-1588.
Dewan Syariah Nasional MUI, 2016, Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia No. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata berdasarkan Prinsip Syariah.
Wahyuni, S., Zubaidah, S., Iriadi, R., Malik, A., dan Abbas, R., 2023, Pemberdayaan Masyarakat Paya Nie dalam Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Alam Berbasis Kearifan Lokal, Jurnal Abdimas PHB, vol. 6 (4), hal. 1196-1202.
Utami, V.Y., 2020, Dinamika Modal Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat pada Desa Wisata Halal Setanggor: Kepercayaan, Jaringan Sosial dan Norma, Reformasi, vol.10 (1), hal. 34-44.
Setiyono, T.A., Vestari, M., Yusuf, M., Hamdani, M., dan Attiq, K., 2023, Pendampingan Pembuatan Media Sosial UMKM di Kelurahan Lamper Lor Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang, Jurnal Abdimas PHB, vol. 6 (4), hal. 1171-1178.
Tahyudin, I., Oyabu, T., Sholikhatin, S. A., Saefullah, U., Ilham, R. A., dan Rozak, R.A, 2024, Transformasi Wisata: Meningkatkan Pengalaman Wisata Melalui Pemanfaatan Teknologi Virtual Reality, Jurnal Abdimas PHB, vol. 7 (1), hal. 21-27.
Fardani, I., Kurniasari, N., Syaodih, E., Rochman, G.P., Pradifta, F.S., dan Tarlani, 2023, Pendampingan Rencana Tata Ruang Desa (RTRD) Berbasis Perencanaan Partisipatif, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri, vol. 7 (2), hal. 72-84.
Cash, P., Hicks, B., Culley, S., dan Adlam, T., 2015, A foundational observation method for studying design situations, Journal of Engineering Design, hal. 1-33.
Moretti, F., Vliet, L., Bencing, J., Deledda, G., Mazzi, M., Rimondini, M., Zimmermann, C., dan Fletcher, I., 2011, A Standardized approach to qualitative content analysis to focus group discussions from different countries, Patients Education and Counseling, vol. 82, hal 420-428.
Hennink, Monique M., 2017, Cross-Cultural Focus Group Discussions, R.S. Barbour dan D.L. Morgan (eds.), A New Era in Focus Group Research, hal. 59-82.
Fardani, I., 2018, Participatory Mapping Solution for Village Potential and Boundary, The 9th International Conference of Rural Research and Planning Group, hal. 194-208.
DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v7i3.6827
Refbacks

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Email :
abdimas@poltektegal.ac.id
Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




