Perbandingan Efektivitas Antibiotik Golongan Sefalosporin Dan Golongan Kuinolon Pada Pasien Rawat Inap Infeksi Saluran Kemih Di RSUD Kota Madiun
Abstract
Penyakit infeksi merupakan penyakit umum yang ada di Indonesia. Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang paling sering ialah bakteri, tetapi infeksi jamur, virus, dan parasit pun bisa menjadi penyebab. Penggunaan antibiotik merupakan pilihan utama dalam pengobatan infeksi saluran kemih.
Pada penelitian menggunakan jenis penelitian observasional dengan metode deskriptif analitik. Pengambilan data secara retrospektif atau data sekunder dengan melakukan pengolahan data rekam medis pasien Infeksi Saluran Kemih yang menjalani rawat inap periode Januari 2019 - Desember 2021.
Hasil penelitian ini adalah rata – rata penurunan nilai WBC pada pasien ISK pada penggunaan antibiotik golongan sefalosporin sejumlah 9,19 103 L sedangkan pada antibiotik golongan kuinolon sejumlah 7,22 103 L dengan nilai p 0,02 (independent t – test). Pada parameter lama rawat inap rata – rata golongan sefalosporin sebanyak 4 hari dan pada golongan kuinolon sebanyak 4 hari dengan nilai p 0,32 (Mann Whitney).
Pada parameter nilai WBC pada pasien ISK pada penggunaan antibiotik golongan sefalosporin dan golongan kuinolon menunjukkan adanya perbedaan (nilai p <0,05). Pada parameter lama rawat inap rata – rata golongan sefalosporin dan golongan kuinolon menunjukkan tidak adanya perbedaan (nilai p >0,05).
Keywords
DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v11i3.3802
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
===============================================================
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Telp. +62283 - 352000
Email :[email protected]
Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062
===============================================================
Parapemikir Indexed By :
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() | |

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










