PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DESA RENGASPENDAWA KECAMATAN LARANGAN KABUPATEN BREBES TENTANG PENYALAHGUNAAN DEKSTROMETORFAN

Hanari Fajarini, Rifqi Ferry Balfas, Ameliya Dwi Septi

Abstract


Permasalahan narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna obat-obatan dan pecandu narkoba secara signifikan. Banyak pengedar obat-obatan yang memanfaatkan logo obat bebas terbatas yang tercantum pada kemasan dekstrometorfan maupun sediaan kombinasi dekstrometorfan. Mereka beranggapan dengan memanfaatkan status dekstrometorfan sebagai obat bebas terbatas dapat terhindar dari jerat hukum. Dekstrometorfan sering disalahgunakan dengan dosis yang berlebih sehingga memberikan  efek euforia, rasa tenang, halusinasi penglihatan dan pendengaran. Menurut Polda Jateng Provinsi Jawa Tengah menduduki posisi keempat kasus penyalahgunaan narkoba terbanyak di seluruh Indonesia. Tahun 2020 tercatat ada 1.642 kasus narkoba atau naik 20 banding tahun 2019 yaitu 1.372 kasus. Berdasarkan survei pada keadaan  masyarakat yang ada di Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dijumpai salah satu masyarakat membeli dekstrometorfan dalam jumlah yang tidak wajar, meski demikian Apotek tidak melayaninya dengan pertimbangan khawatir disalahgunakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dengan jumlah informan/responden sebanyak 15 orang. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan remaja di Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes tentang dekstrometorfan adalah baik dan sikap remaja menggambarkan penolakan terhadap penyalahgunaan dekstrometorfan.

Keywords


Remaja, penyalahgunaan, dekstrometorfan

Full Text:

References


Roringpandey, Meriam, B., Wullur, A. C., Citraningtyas, Gayatri. 2013. Profil Penyalahgunaan Obat Dekstrometorfan Pada Masyarakat Di Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa, Program Studi Farmasi FMIPAUNSRAT Manado, Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi UNSRAT Vol. 2 No. 4, November 2013

https://gorontalo.bnn.go.id/narkoba-merenggut-masa-depan-generasi-muda-2/ diakses tanggal 1 Juli 2022

Fatimah, Diah, S., dan Subarnas, A. 2019. Dekstrometorfan : Penggunaan Klinis dan Berbagai Aspeknya, Farmaka, Volume 17 Nomor 3

Badan Pengawasan Obat dan Makanan. 2013. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.04.1.35.06.13.3534 Tahun 2013 Tentang Pembatalan Izin Edar Obat Yang Mengandung Dekstrometorfan Sediaan Tunggal, BPOM RI: Jakarta.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 949 Tentang Registrasi Obat

Masoara, Sri, Y. 2017. Tinjauan Yuridis Terhadap Penyalahgunaan Komix Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Lex Crimen, No. 9, Vol. VI

Solikha, Nur, dkk. 2020, Evaluasi Kepatuhan Pasien Dalam Penggunaan Tetrasiklin Oral Di Apotek Sawojajar. Program Studi DIII Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhadi Setiabudi. Brebes

Fajri, E. Z., dan Senja, R. A. 2008. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Edisi Revisi. Difa Publishers, Cetakan 3. Semarang

Nugrahani, F. 2010. Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Surakarta : UNS Press

Amirullah. 2015. Populasi dan Sampel (Pemahaman, Jenis dan Teknik), Disarikan dari buku Metode Penelitian Manajemen. Bayumedia Publishing. Malang

Kusumaryani, M. 2017. Ringkasan Studi: Prioritaskan Kesehatan Reproduksi Remaja Untuk Menikmati Bonus Demografi. Lembaga Demografi FEB UI, Depok

Fajarini, Hanari. 2022. Ilmu Perilaku dan Etika Profesi Farmasi. Lakeisha. Klaten. Hlm. 6

Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. 2011. Kumpulan Kuliah Farmakologi Edisi 2. EGC. Jakarta. halaman 56

Retno Tyas Utami. Disalahgunakan, BPOM Akan Tarik Dekstrometorfan Dari Pasaran, Republika. Oktober 2013

Gerald Zaltman dan Melanie Wallendorf dalam A. A Anwar Prabu Mangkunegara. 1998. Perilaku Konsumen. Eresco Anggota IKAPI. Bandung. hal. 3

Ekawati Rahayu Ningsih. 2010. Perilaku Konsumen : Pengembangan Konsep dan Praktek Dalam Pemasaran. Nora Media Enterprise. Kudus. hal. 139.

Hanif Nur Alim. 2008. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Membeli Obat Di Apotik (Studi Kasus Di Apotik “Sehat”). Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta




DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v12i3.3831

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

===============================================================

Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Telp. +62283 - 352000

Email :[email protected]

 

Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062

 

===============================================================

 

Parapemikir Indexed By : 

 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats