Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Mengenai Obat Generik Dan Obat Paten Di Perumahan Madaniland Makassar

Abdul Wahid Suleman, Quthratunnada Ruslan, Mutmainnah Siradjuddin

Abstract


Penurunan obat generik terjadi karena rendahnya sumber informasi yang diperoleh masyarakat, serta kurangnya sosialisasi obat generik oleh pemerintah di berbagai daerah, rendahnya penggunaan obat generik di masyarakat dikarenakan obat generik masih dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat. Penyebab masalah ini terkait dengan tenaga medis baik itu dokter bahkan pasien sendiri masih menganggap obat generik obat murah dan tidak berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: Pengetahuan masyarakat di Perumahan Madaniland Makassar tentang perbedaan antara obat generik dan obat paten, Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai  obat generik dan obat paten di Perumahan Madaniland Makassar. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian observasional dengan teknik survei dimana informasi/data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan ke responden. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner tersebut terdiri dari 2 bagian yaitu karakteristik dan pengetahuan masyarakat di Perumahan Madaniland Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Masyarakat di Perumahan Madaniland Makassar sudah mengetahui perbedaan antara obat generik dan obat paten, Masyarakat di Perumahan Madaniland Makassar, dari 40 responden memiliki pengetahuan mengenai obat generik dan obat paten yang masuk kategori baik sebanyak 19 orang (47,5%), kategori cukup baik sebanyak 13 orang (32,5%) dan kategori kurang sebanyak 8 orang (20%). Kesimpualan: Masyarakat di Perumahan Madaniland Makassar memiliki pemahaman yang baik mengenai perbedaan antara obat generik dan obat paten ditandai dengan persentase baik sebanyak 19 orang (47,5%).


Keywords


Generik; Makassar; Obat; Paten; Pengetahuan

Full Text:

References


Arikunto. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT. Rineka Cipta.

Handayani. (2012). Ketersediaan dan Peresepan Obat Generik dan Esensial di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian di 10 Kabupaten di Indonesia. Badan Peneliti dan Pengembangan Kesehatan.

Notoatmodjo S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.

Permenkes. (2010). farmalkes.kemkes.go.id. 1–6.

Yeni. (2015). Studi Pengetahuan Obat Generik dan Obat Bermerek di Apotek Wilayah Kendal. Jurnal Farmasetis, 4, 39–45.

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salimba Medika.

Winda, S. (2018). Formularium Nasional (FORNAS) dan e-Catalogue Upaya Pencegahan Korupsi dalam Tata KelolaObat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 4 No 2.

Yanti. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik Dan Obat Merek Dagang Di Desa Pagelaran Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang.




DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v15i2.8928

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

===============================================================

Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Program Studi D-3 Farmasi
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Telp. +62283 - 352000

Email :parapemikir@poltektegal.ac.id

 

Copyright: Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi p-ISSN:2089-5313 e-ISSN:2549-5062

 

===============================================================

 

Parapemikir Indexed By : 

 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats