EFEKTIVITAS PEMBERIAN SIRUP ZINK DAN MODISCO TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BALITA KEKURANGAN ENERGI PROTEIN (KEP) SEDANG DAN BERAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JABUNG, JAWA TIMUR

Rifzul Maulins, Tut Rayani Aksohini Wijayanti

Abstract


Kekurangan zat gizi akan menyebabkan simpanan pada tubuh digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehingga dapat menyebabkan penurunan berat badan dan berakibat terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan. Seharusnya ini bisa diatasi dengan lebih cepat dengan pemberian kombinasi sirup zink dan modisco pada balita karena zink dapat membantu proses metabolisme dan membantu kerja-kerja enzim di dalam tubuh sehingga akan meningkatkan fungsi enzim dalam tubuh. Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan pre and post test design with control group. Populasi yang digunakan adalah semua balita yang mengalami kekurangan energi protein sedang dan berat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 balita yang mengalami kekurangan energi protein (KEP) sedang dan berat dengan teknik sampling yaitu total sampling. Berdasarkan hasil penelitian setelah pemberian kombinasi sirup zink dan modisco selama 2 bulan pada balita dengan KEP sedang dan berat sebagian besar mengalami kenaikan berat badan sebanyak 7 orang (70%) dan berat sedangkan sebagian kecil balita yang berat badannya tetap sebanyak 3 (30%) sedangkan pada kelompok kontrol yaitu hanya pemberian modisco setengahnya mengalami kenaikan berat badan sebanyak 5 orang (50%) dan berat sedangkan setengahnya balita yang berat badannya tetap sebanyak 5 (50%). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan data dianalisa menggunakan Mann Whytney dengan signifikan p ≤ 0,05 dan selanjutnya dilakukan uji Eta squared untuk menilai efektivitas. Berdasarkan hasil mann whytney didapatkan p = 0,034. Eta Squared  yang didapatkan 0,28 disimpulkan jika terdapat efektivitas yang besar kombinasi pemberian sirup zink dan modisco terhadap peningkatan berat badan balita.


Full Text:

References


. Almatsier, Sunita. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta . PT Gramedia Pustaka Utama. 2004.

. Hadi, Hamam. Sepertiga Anak Usia Sekolah Di Indonesia Alami Stunted. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada. 2010

. Krisnansari, Diah. Nutrisi dan Gizi Buruk. Mandala of Health, Volume4, Nomor 1, Januari 2010. Purwokerto: Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman. 2010.

. Agustian L, Sembiring T, & Ariani. Peran Zinkum Terhadap Pertumbuhan Anak. Sari Pediatri, Volume 11, Nomor 4, Halaman 244-249, Desember 2009. Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.2009

. Jamaluddin. Efek Pemberian Makanan Tambahan dan Zink Pada Ibu Hamil Kurang Energi Terhadap Status Pertumbuhan Tinggi Badan Anak Usia 6 Tahun di Kabupaten Takalar. Makassar : UNHAS. 2008

. Masayuki K & Nishi Y. Growth and Mineral : Zinc. Online. Journal American Coll Nutr. 2006. 22(1).

. Imelda T Angeles. Decreased Rate Of Stunting Among Anemic Indonesian Preschool Children Through Iron Supplementation. Am j clin nutr. 1993;58:339-42. 2003

. Putri. Pengaruh Pemberian Zink Terhadap Morbiditas Anak Di Kabupaten Takalar. Makassar : UNHAS. 2009

. Mursalim, Juffrie, & Mulyani. Pemberian Fortifikasi Multi-Mikronutrien Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan Balita Keluarga Miskin. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2011. 8(2).

. Marhaeni. Perilaku Keluarga dalam Pemenuhan Gizi Balita di Wilayah Puskesmas Mangarabombang Kabupaten Takalar Tahun 2010. Jurnal Media Kebidanan Poltekes Makassar. 2010. 2(2).

. Lawrence J Whalley, et al. Cognitive Aging, Childhood Intelegence, And The Use Of Food Supplements:Possible Involvement Of N_3 Fatty Acid1-3. Am J clin Nutr. 2004;80:16-7.




DOI: https://doi.org/10.30591/siklus.v8i2.1038

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Counter:

 

 

====================================================================

Indexed By:



Flag Counter

 

StatCounterView