Systematic Literature Review: Klasifikasi Ujaran Kebencian Sosisal Media Dengan Algoritma Naïve Bayes

Aang Alim Murtopo, Rito Cipta Sagita, Sarif Surorejo, Yustira .

Abstract


Abstrak

Pada zaman modern ini pertumbuhan internet semakin pesat terutama penggunaan media sosial sehingga opini publik semakin luas dan bebas ditunjukan di berbagai media sosial. Kebebasan berpendapat yang dimiliki setiap orang malah akan disalahgunakan untuk ujaran kebencian. Untuk membuat analisis sentiment klasifikasi kata ujaran kebencian ini menggunakan Algoritma Naïve Bayes. Dengan menggunakan Tinjauan Pustaka sistematis (SLR) adalah strategi untuk melakukan tinjauan pustaka yang menemukan, meneliti, dan menilai semua temuan pada topik penelitian tertentu untuk memberikan jawaaban atas pertanyaan penelitian yang diajukan sebelumnya. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi penelitian klasifikasi ujaran kebencian menggunakan metode Naïve Bayes antara tahun 2017-2022. Maka mendapatkan hasil analisis dan indentifikasi yaitu akurasi paling signifikan didapat pada kombinasi metode pada algoritma Naïve Bayes menggunakan seleksi fitur information gain yaitu sebesar 98%. Untuk tahun publikasi dan media sosial yang paling banyak membahas tentang klasifikasi kata ujaran kebencian pada algoritma Naïve Bayes yaitu tahun 2018 dan media social twitter. Jadi tinjauan pustaka sistematis ini menghasilkan analisis tentang tahun, kombinasi metode dan media sosial yang paling signifikan membahas tentang klasifikasi ujaran kebencian dengan Algoritma Naive Bayes.


Full Text:



DOI: https://doi.org/10.30591/smartcomp.v12i1.4314

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

========================================================================

Smart Comp Indexed By:

Flag Counter

 

View My Stats

 

 

 

Creative Commons License

 

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.