Smart Aquarium IoT System Dengan Metode Fuzzy Untuk Klasifikasi Kualitas Air Berdasarkan Suhu, Ph, dan Kekeruhan

Arip Kristiyanto

Abstract


Dari 1.100 spesies ikan hias air tawar di bumi ini, 400an spesies setidaknya terdapat di Indonesia. Para pencinta ikan hias masih banyak yang belum  memperhatikan hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam memelihara ikan hias ini seperti wadah, lingkungan akuarium (air, Ph, suhu, pencahayaan dan pakan). Suhu ideal ikan guppy  kisaran 25° C - 32° C. Nilai pH optimal untuk ikan hias air tawar umumnya berkisar antara 6 sampai 8. Dengan teknologi IoT permasalahan diatas dapat dipecahkan dengan mengembangkan Smart Aquarium IoT System. Sistem ini akan memenejemen kondisi kualitas air dan pakan secara otomatis. Penelitian ini menggunakan NodeMCU sebagai mikrokontroler, sensor pH, sensor suhu, turbidity sebagai inputan dan metode fuzzy tsukamoto sebagai klasifikasi kondisi kualitas air. Ubidots sebagai server Internet of Things. Berdasarkan hasil pengujian pembacaan suhu rata-rata error  0,30 %, sensor pH rata-rata error 0,62 % dan sensor turbidity mampu mendeteksi air keruh dan tidak keruh. Sistem ini dapat dimonitoring secara realtime dan mampu memberikan notifikasi ketika kualitas air rendah. Metode fuzzy tsukamoto dapat diterapkan pada mikrokontroler untuk klasifikasi kualitas air akuarium dan akurasinya mencapai 100%.

Full Text:

References


Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), “Ikan Hias Sebagai Pemantik Pembangunan Perikanan Budidaya Berbasis Ekspor,” Dec. 06, 2021. https://kkp.go.id/djpb/artikel/37290-ikan-hias-sebagai-pemantik-pembangunan-perikanan-budidaya-berbasis-ekspor (accessed Aug. 26, 2022).

A. J. Kuswinta, I. G. P. W. Wedashwara W, and I. W. A. Arimbawa, “Implementasi IoT Cerdas Berbasis Inference Fuzzy Tsukamoto pada Pemantauan Kadar pH dan Ketinggian Air dalam Akuaponik,” Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine), vol. 3, no. 1, , pp. 65-74, 2019, doi: 10.29303/jcosine.v3i1.245.

A. Bhawiyuga and W. Yahya, “Sistem Monitoring Kualitas Air Kolam Budidaya Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Protokol LoRa,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 6, no. pp. 99-106, 4 1, 2019, doi: 10.25126/jtiik.2019611292.

R. Suharmon and T. A. Bahriun, “Perancangan Alat Pemberi Makan Ikan Otomatis Dan Pemantau Keadaan Akuarium Berbasis Mikrokontroler Atmega8535,” Singuda ENSIKOM, vol. 7, no. 1, , pp. 49-54, 2014.

A. Athavani, A. Desai, and H. S. Ruthwick, “Smart Aquarium”, JournalOf Advanced Research in Engineering & Management (IJAREM) , pp. 51-54, 2017.

I Putu Agus Eka Pratama and Sinung Suakanto, Wireless Sensor Network, 1st ed. Bandung: INFORMATIKA, 2015.

A. S. Tigadi, T. Khilare, Z. Kittur, and T. Kambale, “Aquarium Automation Using Iot.” International Journal of Engineering Science Invention (IJESI), vol. 8, no. 6, pp. 36-40, 2019.

E. Budihartono, Y. Febrian Sabanise, and A. Rakhman, “Monitoring Kualitas Air pada Budidaya Hidroganik Berbasis Arduino,” Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer, vol. 10, no. 2, pp. 118-121, 2021, doi: 10.30591/smartcomp.v10i2.2554.

Sri Kusumadewi and Hari Purnomo, Aplikasi logika fuzzy : Untuk pendukung keputusan, 2nd ed. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.

A. Kristiyanto and A. F. Zulfikar, “Deteksi Kebocoran Lpg Berbasis Iot Menggunakan Metode Fuzzy,” Jurnal E-Bisnis, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, vol. XVI, no. 6, pp. 17-26, 2021.




DOI: https://doi.org/10.30591/smartcomp.v12i4.5080

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

========================================================================

Smart Comp Indexed By:

Flag Counter

 

View My Stats

 

 

 

Creative Commons License

 

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







 

https://journal.mjkpublisher.or.id/