Transfer Teknologi Biopestisida untuk Pengendalian Penyakit Pisang di Kelompok Tani Edi Tani Banjarnegara
Abstract
Layu fusarium atau disebut penyakit panama yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum f. sp. cubense (Foc) sebagai salah satu penyakit penting tanaman pisang di Banjarnegara. Upaya pengendalian penyakit ini masih jarang dilakukan. Salah satu upaya ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk pengendalian penyakit ini yaitu menggunakan biopestisida. Biopestisida yang digunakan untuk pengendalian penyakit ini dapat berupa Trichoderma sp. Kelompok Tani Edi Tani belum pernah melaksanakan upaya pengendalian penyakit fusarium, oleh karena itu perlu adanya transfer teknologi tentang biopestisida untuk pengendalian penyakit ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi untuk seluruh peserta. Peserta melaksanakan pre-test tentang pengetahuan biopestisida untuk penyakit pisang. Kegiatan dilanjutkan pemberian materi tentang pengenalan biopestisida, cara aplikasi biopestisida dan diskusi. Post-test dilaksanakan untuk mengukur kemampuan anggota kelompok tani tentang pengetahuan biopestisida untuk pengendalian penyakit pisang. Analisis data menggunakan t-test. Hasil kajian menunjukkan bahwa transfer teknologi melalui sosialisasi sebagai metode pembelajaran berperan signifikan terhadap peningkatan pengetahuan petani tentang penyakit fusarium pisang dan pengendaliannya menggunakan biopestisida dengan nilai P-value 0,0008. Adapun peningkatan pengetahuan anggota kelompok tani dangan karakteristik pendidikan dan umur peserta.
Keywords
References
BPS Kab. Banjarnegara. 2018. Kecamatan Rakit Dalam Angka 2018. BPS. Kab. Banjarnegara.
Tarigan, F. 2019. Sistem pakar mendiagnosa penyakit layu fusarium pada tanaman pisang dengan menggunakan metode certainty factor. Majalah Ilmiah INTI, No. 14, Vol. 1, 60-64.
BPTP Bali. 2017. Menyelamatkan Pisang dari Layu Fusarium. http://bali.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/info-teknologi/728-menyelamatkan-pisang-dari-serangan-layu-fusarium, diakses 30 September 2019.
Nurbailis & Martinius. 2011. Pemanfaatan bahan organik sebagai pembawa untuk peningkatan kepadatan populasi trichoderma viride pada rizosfir pisang dan pengaruhnya terhadap penyakit layu fusarium. J. HPT Tropika, Vol. 11, No. 2, 177 – 184.
Latifah, A., Kustantinah, dan Soesanto, L. 2011. Pemanfaatan beberapa isolat Trichoderma harzianum sebagai agensia pengendali hayati penyakit layu fusarium pada bawang merah in planta. Eugenia, Vol. 17, No. 2, 86-95.
Pérez Vicente, L., Batlle Viera, A., Chacón Benazet, J., Montenegro Moracén, V. 2009. Efficacy of Trichoderma harzianum A34 in the biocontrol of Fusarium oxysporum f.sp. cubense, the causal agent of Fusarium wilt or Panama disease of bananas in Cuba. Fitosanidad. Vol. 13 No. 4 : 259-263.
Thangavelua, R., Palaniswamib, A., Velazhahanc, R. 2004. Mass production of Trichoderma harzianum for managing fusarium wilt of banana. Agriculture, Ecosystems & Environment, Vol. 103 No. 1 : 259-263.
Zhang, H., Mallik, A., Ren Sen Zeng, R.S. 2013. Control of panama disease of banana by rotating and intercropping with chinese chive (Allium Tuberosum Rottler): role of plant volatile. Journal of Chemical Ecology, Vol. 39 : 243–252.
DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v4i1.1870
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Email :
[email protected]
Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



