Penyusunan Paket Wisata Kopi Di Desa Kumpai Batu Atas, Kabupaten Kotawaringin Barat

Brian L Djumaty, Nina Putri Hayam Dey, Gregorius Anung Hanindito, Suprapto Suprapto

Abstract


Kopi merupakan salah satu potensi yang dimiliki oleh Desa Kumpai Batu Atas. Hanya saja karena harga kopi yang murah dipasaran dan minimnya sumber daya manusia sehingga mengakibatkan para petani memotong pohon kopi dan beralih ke komuditas lainnya. Hal tersebut dilakukan karena kopi tidak memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Setelah pariwisata mulai berkembang di Indonesia khusunya di Kabupaten Kotawaringin Barat, sehingga komunitas selanting mendorong kopi di kba sebagai salah satu destinasi wisata baru. Agar para guide/pemandu wisata dapat mempromosikan kopi maka diperlukan paket wisata. Pada tanggal 11 Deseber 2017 Komunitas selanting mengadakan pertemuan untuk menyusun paket wisata dan disepakati paket wisata seperti (setangah hari) half day dan full day (satu hari) bagi wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus). Dalam menyusun paket wisata dilakukan diskusi dan mendengarkan pendapat dari semua perserta atau dalam metode disebut dengan Focus Group Discussion (FGD)


Full Text:

References


Djumaty, B.L & Dey, N.P.H. 2020. Peran Modal Sosial Kelompok Sadar Wisata Dalam Mengembangkan Desa Wisata Kopi Di Desa Kumpai Batu Atas, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal AGRISEP. Volume 19 Nomor 1

Rawie, Y. 2019. Indonesia Jadi Negara Terfavorit Pilihan Wisatawan Dunia https://www.genpi.co/berita/22814/indonesia-jadi-negara-terfavorit-pilihan-wisatawan-dunia diakses pada tanggal 20 Februari 202

Anggit. 2019. BI Pariwisata Bisa Jadi Penyumbang Devisa Negara Terbesar Kedua. https://www.cnbcindonesia.com/market/20190319084140-17-61460/bi-pariwisata-bisa-jadi-penyumbang-devisa-terbesar-kedua . diakss pada tanggal 1 Januari 2020.

Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat. 2016. Pariwisata Kotawaringin Barat: Sebuah Buku Panduan. Pangkalan Bun

Afiyanti,y. 2008. Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) Sebagai Metode

Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, Volume 12, No. 1,

Lehoux P., Blake P. & Daudelin, G. 2006. Focus group research and ‘‘the patient’s view’’.Social Science and Medicine

Hollander, J.A. 2004. The social contexts of focus groups. Journal of Contemporary

Ethnography, Volume 33, No 5.

Undang-Undang Tentang Pendidikan Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

manafe, P.J.C., Kabu, M & Lau, E.R.A. 2019. Perencanaan Penyusunan Paket Perjalanan Wisata Di Kabupaten Rote Ndao. Jupar - Jurnal Pariwisata Vol. 2 No. 02

Lubis, K. 2017. Perencanaan Tailor Made Tour untuk meningkatkan Kepuasan Konsumen. Tour Department Pacto Ltd Medan.




DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v4i1.1949

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Email :
[email protected]

   

Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats