Pembuatan Bar Soap Eco-Enzyme Melalui Proses Saponifikasi di Banyuwangi

Ari Istanti, Sari Wiji Utami, Halil Halil

Abstract


Kelompok ibu rumah tangga Desa Gitik telah produktif memproduksi eco-enzyme F1 dalam skala rumah tangga dan mengaplikasikan dalam kegiatan sederhana bidang pertanian dan keperluan sanitasi sehari-hari. Eco-enzyme merupakan hasil fermentasi dari limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula, serta air. Pemanfaatan eco-enzyme yang dilakukan oleh ibu rumah tangga Desa Gitik  meliputi sanitasi seperti membersihkan badan (sebagai sabun mandi) dan kegiatan yang mengarah ke arah komersialisasi produk belum dilakukan. Hal ini karena cairan eco-enzyme yang dihasilkan tidak digemari masyarakat karena mempunyai aroma menyengat. Selain itu pembuatan produk sanitasi seperti sabun membutuhkan proses lebih lanjut dengan tambahan bahan tertentu melalui saponifikasi yang belum pernah dilakukan oleh masyarakat karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Metode pengabdian dilakukan dengan tahapan survei lokasi, sosialisasi program, penyusunan progam rencana kerja, pelatihan dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan ibu rumah tangga dalam memproduksi sabun mandi eco-enzyme hasil fermentasi F1 yang prospektif untuk dikembangkan menjadi usaha baru.



Keywords


limbah, rumah tangga, saponifikasi, komersialisasi

Full Text:

References


B. P. Statistik, “Penduduk Banyuwangi menurut Kecamatan, 1980, 1990, 2000, 2010 dan 2020,” 2021. https://banyuwangikab.bps.go.id/statictable/2015/01/27/33/penduduk-banyuwangi-menurut-kecamatan-1980-1990-2000-2010-dan-2020.html

D. L. H. Banyuwangi, “Sosialisasi dan Pemanfaatan Sampah.” https://rri.co.id/singaraja/gaya-hidup/kesehatan/1321809/membuat-sabun-berbahan-dasar-eco-enzym?utm_source=news_populer_widget&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General Campaign

A. Istanti and S. W. Utami, “Utilization of Household Waste into Eco-Enzyme in Gitik Village, Rogojampi District, Banyuwangi,” Warta Pengabdian, vol. 16, no. 1, pp. 30–43, 2022, doi: 10.19184/wrtp.v16i1.27328.

D. (Balai B. K. dan K. Rahmi, “Sabun Alami, Aman, Ekonomis dan Ramah Lingkungan,” 2020. http://bbkk.kemenperin.go.id/page/bacaartikel.php?id=eBUslPe4dbfkLcX9OtZ0w_IPUCW2nm7RuzzQbzgL_s0,#:~:text=Saponifikasi adalah reaksi hidrolisis asam,natrium dari asam lemak%2Fminyak.

K. Napitupulu, “Degradation of Fruit and Vegetable Wastes in Ecoenzyme Production,” IPB University, 2021.

M.J.Scotter, “Methods of analysis for food colour additive quality and safety assessment,” in Colour Additives for Foods and Beverages, 2015th ed., Woodhead Publishing. Accessed: Oct. 01, 2022. [Online]. Available: https://www.mendeley.com/reference-manager/library/recently-added/




DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v6i2.4209

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Email :
abdimas@poltektegal.ac.id

   

Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats