Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme di Desa Kertosari, Kabupaten Kendal

Bekti Nugraheni, Wulan Kartika Sari, Mighfar Syukur, Masitoh Suryaning Prahasiwi, Etty Sulistyowati, Maria Caecilia NSH

Abstract


Bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia menjadi salah satu permasalahan dalam penanganan jumlah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), ditambah tingkat kesadaran masyarakat yang rendah dalam mengatasi penanganan sampah, terutama masalah sampah organik di masyarakat. Hal ini menjadi polemik dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman dari sampah, salah satunya dengan cara mengolah sampah organik menjadi Eco Enzyme. Desa Kertosari adalah salah satu desa binaan dari Stifar Yayasan Pharmasi Semarang. Tim mengajak ibu-ibu kader PKK sebagai garda terdepan di rumah tangga untuk menangani dan memanfaatkan sampah organik untuk diolah menjadi produk yang dapat memiliki nilai ekonomi terutama untuk lingkungan rumah tangga.   Pelatihan pembuatan Eco Enzyme sangat mudah dilakukan yaitu dengan memanfaatkan sampah organi : molase : air (3 : 1 : 10) dan kemudian difermentasi selama 3 bulan. Hasil filtrat fermentasi Eco Enzyme  dapat dimanfaatkan  menjadi produk yang bermanfaat dari sisi ekonomi. Adapun manfaatnya dapat digunakan sebagai pembersih alami, pembersih rumah tangga alami, detergen dan pelembut alami, karbol, sabun padat dan cair alami, membersihkan pestisida pada sayur buah, perawatan diri, dan perawatan kesehatan pribadi. Adanya kegiatan ini dapat diaplikasikan di lingkungan rumah tangga sehingga manfaat yang diharapkan bisa mengurangi belanja ibu-ibu desa Kertosari, Kabupaten Kendal.


Keywords


Sampah organik, fermentasi, Eco Enzyme, Desa Kertosari.

Full Text:

References


Slamet J.S., 2002, Kesehatan Lingkungan, Gadjah Mada Universty Press, Yogyakarta.

Putri, N.S.R dan Jimmyanto, H, 2016, Studi Timbunan Sampah Perumahan dan Non Perumahan di Kota Palembang, Cantileve, 5 (2), 19-23: http://cantilever.unsri.ac.id/index.php/cantilever/article/view/44

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2017, Pedoman Teknis Perhitungan Baseline Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Pengelolaan Limbah, Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia, Jakarta.

Presiden Republik Indonesia, 2017, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 223, Sekretariat Negara, Jakarta.

Indonesia, 2008, Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, Tambahan Lembaran RI Nomor 69, Sekretariat Negara, Jakarta.

Sagar N.A., Pareek, S., Sharma, S., Elhadi, M., Yahia., Lobo, M.G., 2018, Fruit and Vegetable Waste: Bioactive Compounds, Their Extraction, and Possible Utilization. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, Volume 17, Issue 3 p. 512-531: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33350136/




DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v6i1.4547

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Email :
abdimas@poltektegal.ac.id

   

Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats