Intervensi Berbasis POCQI untuk Meningkatkan Tata Kelola Hipertensi Dalam Kehamilan di Fasilitas Kesehatan Primer

Maidar Maidar, Radhiah Zakaria, Melani Hidayat, Naufal Abdi, Marhamah Marhamah

Abstract


Hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di dunia. Di tingkat layanan primer, keberhasilan deteksi dan tata kelola sangat bergantung pada akurasi data dan kepatuhan terhadap prosedur. Data Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) tahun 2024 di Puskesmas Matangkuli, Aceh Utara menunjukkan prevalensi hipertensi kehamilan 11%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Aceh 2,7% dan Indonesia 3,3%. Validasi ulang menemukan kesenjangan data sebesar 5 poin, menunjukkan perlunya intervensi peningkatan mutu di titik pelayanan. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode Point of Care Quality Improvement (POCQI) di Puskesmas Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, selama Juni–Agustus 2025. Sasaran intervensi meliputi tim mutu, penanggung jawab klaster kesehatan ibu dan anak, serta 49 bidan desa. Tahapan terdiri atas identifikasi masalah, analisis akar masalah dengan fishbone diagram, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil Intervensi berfokus pada perbaikan pencatatan dan pelaporan, ketersediaan Standar Operasional Prosedur (SOP) di titik layanan, serta pelatihan pemeriksaan tekanan darah. Kesenjangan validasi data menurun dari 5 poin menjadi <2 poin, kepatuhan SOP mencapai 100%, dan akurasi data meningkat. Dapat disimpulkan penerapan POCQI efektif meningkatkan tata kelola hipertensi kehamilan dalam waktu singkat. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya integrasi POCQI dalam sistem manajemen mutu Puskesmas dan program peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas.


Keywords


POCQI, hipertensi kehamilan, tata kelola, Puskesmas, validasi data

Full Text:

References


(1) Sun S, Li W, Zhang X, Aziz AUR, Zhang N. Trends in global and regional incidence and prevalence of hypertensive disorders in pregnancy (1990-2021): an age-period-cohort analysis. Sci Rep. 2025;15(1):1513.

(2) Alhuneafat L, Ghanem, F., Nandy, S., Khan, S., Puttur, A., Jabri, A., Haddad, A., Ramu, B., Sabol, B., Schultz, J., & Carlson, S. . Examining maternal and fetal outcomes across various subtypes of hypertension during pregnancy. International journal of cardiology Cardiovascular risk and prevention. 2025;25(200413).

(3) Teka H, Alemayehu, M., Yemane, A., Abera, B. T., Tadesse, H., Berhe, E., Abraha, H. E., Gebru, F., Yahiya, M., Abraha, M., Tadesse, Y., Gebre, D., Tekle, A., Gebremariam, T., Amare, B., & Zelelow, Y. B. . Magnitude and determinants of adverse perinatal outcomes of pregnancies complicated with preeclampsia and eclampsia at a teaching hospital in the Tigray region of Ethiopia. Scientific reports. 2025;15(1), 36883.

(4) Shih YH, Yang CY, Lung CC. Pregnancy-Induced Hypertension and Association With Future Autoimmune Diseases. Obstetrics and gynecology. 2025;145(4):426-34.

(5) Xiong Y, Chen J, Wu Y, Zhao P, Liao M, Guo J, et al. The effect of maternal pre-pregnancy body mass index on hypertensive disorders of pregnancy (HDP): a systematic review and dose-response meta-analysis of cohort studies involving 50 million pregnancies. EClinicalMedicine. 2025;86:103395.

(6) Cresswell JA, Alexander M, Chong MYC, Link HM, Pejchinovska M, Gazeley U, et al. Global and regional causes of maternal deaths 2009–20: a WHO systematic analysis. The Lancet Global Health. 2025;13(4):e626-e34.

(7) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Laporan Nasional Riskesdas 2018: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan; 2019. Available from: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf.

(8) Dhawan S, Shubham S, Puri N, Ahmed SM, Mishra D, Joshi A, et al. Improving Prescription Completeness and Reducing Prescription Errors in a Neonatal Intensive Care Unit: A Quality Improvement Initiative From a Tertiary Care Centre in North India. Cureus. 2025;17(9):e92039.

(9) Ansari S, Yadav R, Jaiswal N, Chopra K, Kansara M, Kumar M. Incorporation of Mean Arterial Pressure in Clinical Practice Using Quality Improvement Initiative. Journal of obstetrics and gynaecology of India. 2025;75(Suppl 1):449-56.

(10) Suthar K, Nangia S, Anand P, Pemde H. Use of WHO quality assessment/quality improvement tool for maternal and newborn care for gap analysis and POCQI methodology to improve preterm neonatal outcomes at a tertiary care centre: a quality improvement initiative. BMJ open quality. 2025;14(3).

(11) Raj AS, Rao V, Deepa R, Babu H, Shaju S, Rao SV. Transfer to Home of Low-Birth-Weight Infants in Kangaroo Mother Care (KMC)-A Point of Care Quality Improvement (POCQI) Approach. Journal of paediatrics and child health. 2025;61(6):887-93.




DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v9i1.9856

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Email :
[email protected]

   

Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats