Pemberdayaan Literasi Keuangan Digital Anti-Toxic Untuk Menangkal Gaya Hidup Konsumtif di Era Media Sosial Di Desa Cibinuang Kabupaten Kuningan

Syahrul Syarifudin, Neni Nurhayati, Lia Dwi Martika, Biru Dean Samugra, Annisa Nurfadilah

Abstract


Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah meningkatnya paparan konten media sosial yang mendorong perilaku konsumtif dan menormalisasi pola konsumsi berlebihan. Kondisi ini menegaskan pentingnya literasi keuangan digital yang berorientasi pada kemampuan kritis dalam mengenali konten toksik dan mengelola perilaku finansial secara rasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital anti-toxic peserta agar mampu mengembangkan kontrol diri, kesadaran finansial, serta kemampuan evaluatif terhadap informasi ekonomi digital. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, simulasi studi kasus, dan pendampingan berbasis praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan pelaku UMKM di Desa Cibinuang, Kabupaten Kuningan, melalui tahapan pra-asesmen, edukasi, praktik analisis konten digital, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi keuangan digital, kemampuan mengidentifikasi konten konsumtif manipulatif, serta perubahan sikap dan perilaku finansial yang lebih selektif. Efektivitas program diukur melalui kombinasi indikator kuantitatif dan kualitatif, termasuk perbandingan hasil pre-test dan post-test serta observasi reflektif peserta. Secara keseluruhan, kegiatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran finansial dan ketahanan psikologis peserta terhadap pengaruh negatif media sosial. Implikasi kegiatan menunjukkan pentingnya replikasi program dan pengembangan modul literasi keuangan digital yang adaptif terhadap dinamika konten daring.


Keywords


literasi keuangan digital; gaya hidup konsumtif; media sosial; perilaku finansial; konten toksik; pemberdayaan Masyarakat.

Full Text:

References


Wardani, D., & Prasetyo, T. (2022). Media sosial, konsumsi digital, dan pergeseran nilai finansial generasi Z. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Ekonomi Digital, 7(2), 91–106. https://doi.org/10.25077/jiked.7.2.91-106.2022

Katadata Insight Center. (2023). Media sosial dan perilaku konsumtif masyarakat digital Indonesia. Jakarta: Katadata.

Hasanah, N., & Sari, M. (2023). Financial stress and digital consumption behavior: Evidence from Indonesian youth. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 11(3), 112–126. https://doi.org/10.20885/jek.v11i3

Amir, H., Nuraini, S., & Lestari, D. (2022). Digital financial literacy and self-control in preventing impulsive buying among young consumers. Journal of Behavioral Economics and Finance, 14(2), 45–58. https://doi.org/10.1016/j.jbef.2022.04.003

Rahmawati, F., Hidayat, A., & Rini, S. (2023). Post-pandemic financial resilience and digital literacy among Indonesian households. Asian Journal of Economics and Empirical Research, 10(1), 23–35. https://doi.org/10.18488/journal.8.2023.101.23.35

S. Prasetyo, “Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Muda,” Jurnal Ekonomi dan Humaniora, vol. 12, no. 2, pp. 115–124, 2021.

M. Kurniawati, “Literasi Keuangan Digital dan Dampaknya terhadap Pengambilan Keputusan Finansial,” Jurnal Literasi dan Teknologi, vol. 5, no. 1, pp. 44–53, 2020.

A. Rahmadani, “Program Edukasi Keuangan Berbasis Teknologi bagi Komunitas Pemuda,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, vol. 4, no. 3, pp. 201–209, 2022.

L. Widodo, “Peran Literasi Digital dalam Mengendalikan Perilaku Konsumtif di Era Media Sosial,” Jurnal Sosial dan Teknologi, vol. 3, no. 4, pp. 330–338, 2021.

R. Handayani, “Efektivitas Pendekatan Studi Kasus dalam Pendidikan Keuangan Generasi Z,” Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 55–64, 2022.

Sari, L., & Yulianto, R. (2022). Digital literacy and financial wellbeing: The moderating role of social media exposure. Journal of Financial Education and Practice, 9(4), 56–70.

Nugraha, A., & Setiawan, Y. (2022). The role of social media literacy in reducing consumerism behavior among millennials. International Journal of Digital Society, 13(1), 72–83. https://doi.org/10.20533/ijds.2040.2570.2022.0096

Bank Indonesia. (2023). Survei perilaku keuangan masyarakat Indonesia 2023. Jakarta: Departemen Komunikasi BI.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2023. Jakarta: OJK.

World Bank. (2021). Digital financial inclusion in emerging markets: Opportunities and challenges. Washington, D.C.: World Bank Group.

Yuliani, R., & Kurniawan, A. (2021). Integrating financial literacy into digital education for sustainable behavioral change. International Journal of Community Engagement and Empowerment, 8(3), 135–150.




DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v9i1.9939

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal

Email :
[email protected]

   

Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 

 

Flag Counter

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats