Pemberdayaan Literasi Keuangan Digital Anti-Toxic Untuk Menangkal Gaya Hidup Konsumtif di Era Media Sosial Di Desa Cibinuang Kabupaten Kuningan
Abstract
Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah meningkatnya paparan konten media sosial yang mendorong perilaku konsumtif dan menormalisasi pola konsumsi berlebihan. Kondisi ini menegaskan pentingnya literasi keuangan digital yang berorientasi pada kemampuan kritis dalam mengenali konten toksik dan mengelola perilaku finansial secara rasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital anti-toxic peserta agar mampu mengembangkan kontrol diri, kesadaran finansial, serta kemampuan evaluatif terhadap informasi ekonomi digital. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, simulasi studi kasus, dan pendampingan berbasis praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan pelaku UMKM di Desa Cibinuang, Kabupaten Kuningan, melalui tahapan pra-asesmen, edukasi, praktik analisis konten digital, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi keuangan digital, kemampuan mengidentifikasi konten konsumtif manipulatif, serta perubahan sikap dan perilaku finansial yang lebih selektif. Efektivitas program diukur melalui kombinasi indikator kuantitatif dan kualitatif, termasuk perbandingan hasil pre-test dan post-test serta observasi reflektif peserta. Secara keseluruhan, kegiatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran finansial dan ketahanan psikologis peserta terhadap pengaruh negatif media sosial. Implikasi kegiatan menunjukkan pentingnya replikasi program dan pengembangan modul literasi keuangan digital yang adaptif terhadap dinamika konten daring.
Keywords
References
Wardani, D., & Prasetyo, T. (2022). Media sosial, konsumsi digital, dan pergeseran nilai finansial generasi Z. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Ekonomi Digital, 7(2), 91–106. https://doi.org/10.25077/jiked.7.2.91-106.2022
Katadata Insight Center. (2023). Media sosial dan perilaku konsumtif masyarakat digital Indonesia. Jakarta: Katadata.
Hasanah, N., & Sari, M. (2023). Financial stress and digital consumption behavior: Evidence from Indonesian youth. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 11(3), 112–126. https://doi.org/10.20885/jek.v11i3
Amir, H., Nuraini, S., & Lestari, D. (2022). Digital financial literacy and self-control in preventing impulsive buying among young consumers. Journal of Behavioral Economics and Finance, 14(2), 45–58. https://doi.org/10.1016/j.jbef.2022.04.003
Rahmawati, F., Hidayat, A., & Rini, S. (2023). Post-pandemic financial resilience and digital literacy among Indonesian households. Asian Journal of Economics and Empirical Research, 10(1), 23–35. https://doi.org/10.18488/journal.8.2023.101.23.35
S. Prasetyo, “Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Muda,” Jurnal Ekonomi dan Humaniora, vol. 12, no. 2, pp. 115–124, 2021.
M. Kurniawati, “Literasi Keuangan Digital dan Dampaknya terhadap Pengambilan Keputusan Finansial,” Jurnal Literasi dan Teknologi, vol. 5, no. 1, pp. 44–53, 2020.
A. Rahmadani, “Program Edukasi Keuangan Berbasis Teknologi bagi Komunitas Pemuda,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, vol. 4, no. 3, pp. 201–209, 2022.
L. Widodo, “Peran Literasi Digital dalam Mengendalikan Perilaku Konsumtif di Era Media Sosial,” Jurnal Sosial dan Teknologi, vol. 3, no. 4, pp. 330–338, 2021.
R. Handayani, “Efektivitas Pendekatan Studi Kasus dalam Pendidikan Keuangan Generasi Z,” Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 55–64, 2022.
Sari, L., & Yulianto, R. (2022). Digital literacy and financial wellbeing: The moderating role of social media exposure. Journal of Financial Education and Practice, 9(4), 56–70.
Nugraha, A., & Setiawan, Y. (2022). The role of social media literacy in reducing consumerism behavior among millennials. International Journal of Digital Society, 13(1), 72–83. https://doi.org/10.20533/ijds.2040.2570.2022.0096
Bank Indonesia. (2023). Survei perilaku keuangan masyarakat Indonesia 2023. Jakarta: Departemen Komunikasi BI.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2023. Jakarta: OJK.
World Bank. (2021). Digital financial inclusion in emerging markets: Opportunities and challenges. Washington, D.C.: World Bank Group.
Yuliani, R., & Kurniawan, A. (2021). Integrating financial literacy into digital education for sustainable behavioral change. International Journal of Community Engagement and Empowerment, 8(3), 135–150.
DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v9i1.9939
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Tim Redaksi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Politeknik Harapan Bersama Tegal
Jl. Mataram No.09 Pesurungan Lor Kota Tegal
Email :
[email protected]
Copyright: Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



