Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mulut dan Gigi Menggunakan Convolutional Neural Network dan Metode Forward Chaining

Muzakkir Pangri, Muhammad Yusuf, Julius Janhandry Kwasua, Aziz Gusti Pratama, Trinuzuliati Langguhe

Abstract


Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup serta kesehatan tubuh secara keseluruhan, namun keterlambatan diagnosis penyakit gigi dan mulut masih sering terjadi akibat keterbatasan akses terhadap tenaga medis serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar diagnosis penyakit gigi dan mulut berbasis Android dengan mengintegrasikan metode Convolutional Neural Network berarsitektur VGG16 sebagai pengklasifikasi citra klinis dan metode Forward Chaining sebagai mesin inferensi untuk memberikan rekomendasi penanganan awal. Dataset yang digunakan berjumlah 1750 citra klinis gigi dan mulut yang terbagi ke dalam lima kelas penyakit, yaitu gingivitis, dental calculus, caries, ulcer, dan hypodontia, dengan masing-masing kelas terdiri dari 350 citra. Dataset dibagi menjadi 70 % data pelatihan, 15 % data validasi, dan 15 % data pengujian guna memastikan proses pembelajaran dan evaluasi model berjalan optimal. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa model mampu mencapai akurasi klasifikasi sebesar 98 %. Evaluasi kinerja model yang dilakukan berdasarkan classification report mendapatkan, nilai precision pada kisaran 95%–100%, recall pada kisaran 92%–100%, dan f1-score pada kisaran 95%–100%. Secara keseluruhan, model mencapai akurasi 98%, yang menunjukkan performa klasifikasi yang baik dan konsisten. Integrasi hasil klasifikasi Convolutional Neural Network dengan metode Forward Chaining memungkinkan sistem memberikan diagnosis awal serta rekomendasi penanganan relevan berdasarkan aturan medis. Dengan demikian, sistem ini efektif sebagai alat bantu deteksi dini penyakit gigi dan mulut berbasis citra melalui perangkat seluler bagi masyarakat wilayah dengan keterbatasan layanan kesehatan.


Keywords


Android; Convolutional Neural Network (CNN); Forward Chaining; Penyakit Gigi dan Mulut; Sistem Pakar

References


A. Kinanti, D. Windu, L. A. S. Rahmah, dan O. L. L. Annindya May Annur, “Edukasi Kesehatan Gigi-Mulut Melalui Kegiatan UKGS dan UKGM di Wilayah Kerja Puskemas Purwoyoso Semarang,” vol. 2, no. 3, hal. 58–62, 2023.

R. R. Fiska, T. Informasi, dan P. N. Bengkalis, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Menggunakan Metode Forward Chaining Dengan Probabilitas Teorema Bayes,” vol. 4, no. September, 2025.

D. Rohman, A. Ghifari, E. Utami, dan D. Ariatmanto, “DETEKSI PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN ALGORITMA INCEPTION-V3 DETECTION OF DENTAL AND ORAL DISEASES USING INCEPTION-V3,” vol. 6, no. 4, hal. 1784–1797, 2025.

E. Kesehatan, G. Dan, M. Kepada, M. Di, B. Lampung, dan P. Kesehatan, “INSTITUTION FOR CLASS II CHILDREN , AGUNG CITY , PESAWARAN DISTRICT,” vol. 4, hal. 462–467, 2024, doi: 10.36082/gemakes.v4i3.1796.

R. A. Akbar dan A. Gunawan, “Jurnal Teknik Informatika dan Komputer Sistem Pakar Kerusakan Mesin Kopi Espresso Lamarzocco di Kopi Daripada dengan Metode Forward Chaining,” 2024.

T. P. Mandiri, B. B. Dharmawan, F. S. Ibn, dan M. C. Untoro, “Jurnal Informatika : Jurnal pengembangan IT Identifikasi Penyakit Pada Daun Kelapa Sawit Dengan Pendekatan CNN AlexNet,” vol. 10, no. 3, hal. 781–788, 2025, doi: 10.30591/jpit.v10i3.8456.

N. H. Danial dan D. Setiawati, “CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) BASED ON ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN PERIODONTAL DISEASES DIAGNOSIS,” vol. 20, no. 1, 2024, doi: 10.46862/interdental.v20i1.8641.

L. Rahayu, “Rancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Menggunakan Metode Certainty Factor dengan Model UML Berbasis Web ( Studi Kasus : Bethesda Dental Care ),” vol. 3, no. 2, hal. 65–84, 2025.

O. Adrian, Ratnasari, A. Pasaribu, dan A. E. Setiawan, “SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES BERBASIS WEB,” vol. V, no. 2, hal. 172–178.

A. D. Alfarouq, A. Hadi, D. Novaliendry, dan K. Budayawan, “Web-Based Dental Caries Detection Using a Convolutional Neural Network and OpenCV,” vol. 19, no. 1, 2026.

D. Yusuf, F. Panduardi, M. R. Arrizki, dan S. P. Kristanto, “Metode Personal Extreme Programming pada Pengembangan Sistem Rekam Medis Elektronik Klinik Gigi Implementation of Personal Extreme Programming in the Development of an Electronic Medical Record System for Dental Clinics,” vol. 04, no. September, hal. 36–43, 2025, doi: 10.57203/session.v4i01.2025.36-43.

A. K. Whardana, D. Febriyanto, M. J. Katanka, N. A. Oktavia, dan T. Desta, “Klasifikasi Penyakit Daun Anggur dengan Menggunakan Convolutional Neural Network dan Transfer Learning dari VGG16,” 2024.

A. Fachrurozi, L. A. Fitriana, U. Faddillah, dan I. Sugiyarto, “Implementasi Extreme Programming pada Pembuatan Website Sistem Informasi E-Accountant PT Naga Emas Internasional,” vol. 9, no. 1, hal. 73–87, 2025.

R. G. Nurfadhilah, B. Rahayudi, dan W. Purnomo, “PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PEMBAYARAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MIDTRANS SEBAGAI PAYMENT GATEWAY (STUDI KASUS: KANTIN CREATIVE LAND UB),” 2017.

A. W. Suratno dan Didin Wahyudin, “Blackbox Testing : Teknik Equivalence Partitions untuk Menguji Aplikasi Monitoring Project-Based Learning,” vol. 9, hal. 2190–2197, 2025.




DOI: https://doi.org/10.30591/jpit.v11i2.10231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JPIT INDEXED BY

  
  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.