Perbandingan Penyambungan Kabel Sambungan Rumah Menggunakan Tap Konektor dan Sambungan Lilit Terhadap Susut
Abstract
PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan penjualan tenaga listrik, salah satunya melalui penambahan jumlah pelanggan pada segmen Tegangan Rendah (TR), Tegangan Menengah (TM), dan Tegangan Tinggi (TT). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah percepatan proses penyambungan pelanggan baru. Proses penyambungan ini melibatkan integrasi instalasi rumah pelanggan ke dalam jaringan distribusi tegangan rendah. Titik penyambungan dapat dilakukan dengan dua metode utama, yaitu menggunakan konektor (tap connector) atau dengan teknik lilit langsung pada konduktor. Perbedaan jenis konektor dan teknik sambungan ini dapat memengaruhi besarnya susut tegangan (voltage drop) yang terjadi pada sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan nilai susut tegangan yang ditimbulkan oleh dua metode sambungan tersebut. Metode yang digunakan adalah simulasi tegangan berbasis model, di mana sistem penyambungan dimodelkan untuk mengevaluasi performa dan nilai susut tegangan pada berbagai kondisi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi PLN dalam menentukan metode sambungan yang optimal guna meminimalkan kehilangan daya dan meningkatkan efisiensi distribusi listrik.
Keywords
References
Buku 1 Kriteria Disain Enjinering Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik”. 2010.
Jakarta. PT PLN (Persero)
PT PLN (Persero). “Press Release No. 210.PR/STH.00.01/VI/2024”. 2024.
https://web.pln.co.id/media/siaran-pers/2024/06/
SPLN 56:1984 Sambungan Listrik”. 1984. Jakarta. PT PLN (Persero)
SPLN 83:1991 Lengkapan Sambungan Rumah dengan Saluran Udara Berisolasi”. 1991. Jakarta. PT PLN (Persero)
Qusyairi, lalu A Her. 2020. “Pemanfaatan Media dalam Metode Simulasi pada Pembelajaran
PAI”. Lombok: STIT Palapa Nusantara Lombok NTB
Buku 2 Standar Konstruksi Sambungan Tenaga Listrik”. 2010. Jakarta. PT PLN (Persero)
Wiranata, Lingga. 2018. “Analisa Terjadinya Susut daya Akibat Pengaruh Sambungan Kabel
(Connector) pada Sambungan Rumah (SR) pada Jaringan Distribusi 220V”. Medan.
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Ardiansyah, Rizqi. 2017. “Perbandingan Penggunaan Compression Connector (CCO) dan
Tap Connector pada Sambungan Rumah Terhadap Besarnya Losses Energi”. Semarang:
Universitas Negeri Semarang
Kontrak Pekerjaan FSO, Pemeliharaan dan PFK APP 1 Phasa Sampai Dengan Daya 11.000
VA”. 2024. Semarang. PT PLN (Persero)
Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 217-1.JK/DIR/2005 tentang Pedoman Penyusunan
Laporan Neraca Energi (kWh)”. 2005. Jakarta. PT PLN (Persero)
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.174/PMK.02/2019 tentang
Tata Cara Penyediaan, Penghitungan, Pembayaran dan Pertanggungjawaban
Subsidi Listrik’. 2019. Jakarta. Kementerian Keuangan Republik Indonesia
F, Ahmad Syaifuddin, Laksono, Arief Budi & Suharijanto. 2018. “Studi Analisis
Perbandingan Rugi Daya Pada Titik Sambung Pierching Connector Dengan Line Tap
Connector Pada Jaringan Tegangan Rendah”
. Lamongan. Universitas Lamongan
Ariyanti, Resty Fauzie Ariyanti. 2017. “Identifikasi Penyebab Susut Energi Listrik PT PLN
(Persero) Area Semarang Menggunakan Metode Failure & Effect Analysis (FMEA)”.
Semarang. Universitas Diponegoro
Dalam, Henrey Daniel. 2013. “Analisis Susust Energi pada Sistem Jaringan Distribusi di PT
PLN APJ Yogyakarta UPJ Wonosari Unit Semanu”. Yogyakarta. Universitas Teknik
Yogyakarta
DOI: https://doi.org/10.30591/smartcomp.v14i3.8348
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
========================================================================
Smart Comp Indexed By:
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() |
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














